Sabtu, 09 November 2013

Konsep Kebahgiaan Menurut Islam

::* Bismillahirrahmanirrahim *::

KONSEP KEBAHAGIAAN MENURUT ISLAM

Sebagian orang mengejar kebahagiaan dengan bekerja keras untuk menghimpun harta. Dia menyangka bahwa pada harta yang berlimpah itu terdapat kebahagaiaan.

Ada yang mengejar kebahagiaan pada tahta, pada kekuasaan. Beragam cara dia lakukan untuk merebut kekuasaan. Sehab menurtnya kekuasaan identik dengan kebahagiaan dan kenikmatan dalam kehidupan. Dengan kekuasaan sesrorang dapat berbuat banyak.

Orang sakit menyangka, bahagia terletak pada kesehatan. Orang miskin menyangka, bahagia terletak pada harta kekayaan. Rakyat jelata menyangka kebahagiaan terletak pada kekuasaan

Islam menyatakan bahwa "Kesejahteraan' dan "kebahagiaan" itu bukan merujuk kepada sifat badani dan jasmani insan, bukan kepada diri hayawani sifat basyari; dan bukan pula dia suatu keadaan hayali insan yang hanva dapat dinikmati dalam alam fikiran belaka.

Kesejahteraan dan kebahagiaan itu merujuk kepada keyakinan diri akan hakikat terakhir yang mutlak yang dicari-cari itu — yakni: keyakinan akan Hak Ta'ala — dan penuaian amalan yang dikerjakan oleh diri berdasarkan keyakinan itu dan menuruti titah batinnya.'

Jadi, kebahagiaan adalah kondisi hati yang dipenuhi dengan keyakinan (iman) dan berperilaku sesuai dengan keyakinannya itu.

Bilal bin Rabah merasa bahagia dapat mempertahankan keimanannya meskipun dalam kondisi disiksa. Imam Abu Hanifah merasa bahagia meskipun harus dijebloskan ke penjara dan dicambuk setiap hari, karena menolak diangkat menjadi hakim negara.

Para sahabat nabi, rela meninggalkan kampung halamannya demi mempertahankan iman. Mereka bahagian.
Hidup dengan keyakinan dan menjalankan keyakinan

Menurut al-Ghazali, puncak kebahagiaan pada manusia adalah jika dia berhasil mencapai ma'rifatullah", telah mengenal Allah SWT. Selanjutnya, al-Ghazali menyatakan:
"Ketahuilah bahagia tiap-tiap sesuatu bila kita rasakan nikmat, kesenangan dan kelezatannya mara rasa itu ialah menurut perasaan masing-masing. Maka kelezatan (mata) ialah melihat rupa yang indah, kenikmatan telinga mendengar suara yang merdu, demikian pula segala anggota yang lain dan tubuh manusia.

Ada pun kelezatan hati ialah ma'rifat kepada Allah, karena hati dijadikan tidak lain untuk mengingat Tuhan. Seorang rakyat jelata akan sangat gembira kalau dia dapat herkenalan dengan seorang pajabat tinggi atau menteri; kegembiraan itu naik berlipat-ganda kalau dia dapat berkenalan yang lebih tinggi lagi misalnya raja atau presiden

Maka tentu saja berkenalan dengan Allah, adalah puncak dari segala macam kegembiraan. Lebih dari apa yang dapat dibayangkan oleh manusia, sebab tidak ada yang lebih tinggi dari kemuliaan Allah. Dan oleh sebab itu tidak ada ma'rifat yang lebih lezat daripada ma'rifatullah.

Ma'rifalullah adalah buah dari ilmu. Ilmu yang mampu mengantarkan manusia kepada keyakinan. bahwa tiada Tuhan selain Allah" (Laa ilaaha illallah). Untuk itulah, untuk dapat meraih kebahagiaan yang abadi, manusia wajib mengenal Allah. Caranya, dengan mengenal ayat-ayat-Nya, baik ayat kauniyah maupun ayat qauliyah.

Banyak sekali ayat-ayat al-Quran yang memerintahkan manusia memperhatikan dan memikirkan tentang fenomana alam semesta, termasuk memikirkan dirinya sendiri.

Disamping ayat-ayat kauniyah. Allah SWT juga menurunkan ayat-ayat qauliyah, berupa wahyu verbal kepada utusan-Nya yang terakhir, yaitu Nabi Muhammad saw.

Karena itu, dalam QS Ali Imran 18-19, disebutkan, bahwa orang-orang yang berilmu adalah orang-orang yang bersaksi bahwa "Tiada tuhan selain Allah", dan bersakssi bahwa "Sesungguhnya ad-Din dalam pandangan Allah SWT adalah Islam."

Inilah yang disebut ilmu yang mengantarkan kepada peradaban dan kebahagiaan. Setiap lembaga pendidikan. khususnya lembaga pendidikan Islam. harus mampu mengantarkan sivitas akademika-nya menuju kepada tangga kebahagiaan yang hakiki dan abadi. Kebahagiaan yang sejati adalah yang terkait antara dunia dan akhirat.

Sebagai orang Muslim, kita tentu mendambakan hidup bahagia, hidup dalam keyakinan: mulai dengan mengenal Allah dan ridha, menerima keputusan-keputusan-Nva, serta ikhlas menjalankan aturan-aturan-Nya.

Kita mendambakan diri kita merasa bahagia dalam menjalankan shalat, kita bahagia menunaikan zakat, kita bahagia bersedekah, kita bahagia menolong orang lain, dan kita pun bahagia menjalankan tugas amar ma'ruf nahi munkar.

Mudah-mudahan. Allah mengaruniai kita ilmu yang mengantarkan kita pada sebuah keyakinan dan kebahagiaan abadi, dunia dan akhirat. Aamiin

Cinta dalam diam dan ikhlas hati.

~::*Cintai Dia Dalam Diam,Dari Kejauhan Dengan Kesederhanaan Dan Keikhlasan*::~

♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته

Ketika cinta kini hadir tidaklah untuk Yang Maha Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta untuk Yang Maha Pencipta izinkanlah hati bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba.. mungkinkah dengan redhaNYA atau hanya mengundang murkaNYA..

Jika benar cinta itu kerana ALLAH maka biarkanlah ia mengalir mengikut aliran ALLAH kerana hakikatnya ia berhulu dari ALLAH maka ia pun berhilir hanya kepada Allah..

" Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran ALLAH." (QS. Adz Dzariyat: 49)..

*~ Cukup cintai dia dalam diam..,

Bukan kerana membenci hadirnya.. tetapi menjaga kesuciannya bukan kerana menghindari dunia.. tetapi meraih syurgaNYA bukan kerana lemah untuk menghadapinya.. tetapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup..

*~ Cukup cintai dia dari kejauhan..,

Kerana hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari ujian.. kerana hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan.. kerana mungkin sajakan membawa kelalaian hati-hati yang terjaga..

*~ Cukup cintai dia dengan kesederhanaan..,

Memupuknya hanya akan menambah penderitaan.. menumbuhkan harapan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan..

"Maka cintailah dia dengan keikhlasan.."

Jumat, 08 November 2013

MUTIARA KETENANGAN HATI

Bismillahirrahmanirrahim

~ <3 ~ "Yaa Allah Yaa Rabb Engkau Yang Maha membolak-balikan hati setiap hambaMu dan jika hamba Tersenyum itu tanda mesra, senyum itu tanda sayang, Senyum itu ibadah dan senyum itu adalah sedekah yang paling mudah, Senyum di waktu susah tanda ketabahan, Senyuman itu tanda keimanan."

~ <3 ~ "Yaa Allah Yaa Rabb Engkau Yang Maha membolak-balikan hati setiap hambaMu, dan mungkin Hatiku mudah terjatuh,tapi jangan diartikan bahwa dihatiku memiliki banyak kata cinta , melainkan  tetap satu nama cinta yg memiliki istana cinta yg megah ini ,hidup bersama indahnya mencintai Allah."

~ <3 ~ "Yaa Allah Yaa Rabb Engkau Yang Maha membolak-balikan hati setiap hambaMu ,kadang keraguan dan penyesalan itu hadir, Maka izinkanlah seorang hambaMu Belajarlah mencintai dan menyayangi orang yg hari ini masih milikmu sebelum dia pergi dr hidupmu. Hari ini mungkin dia masih mencintai dan menyayangi kamu tapi mungkin besok takan ada lagi cinta dan sayang untukmu, dan mungkin esok kamu yg akan lebih mencintai dia ketika dia telah pergi. Jd jgn prnah sia-siakan cinta yg mengisi hatimu saat ini ."

~ <3 ~ "Yaa Allah Yaa Rabb Engkau Yang Maha membolak-balikan hati setiap hambaMu,Kuatkan hati hambaMu untuk  Tersenyum, tinggalkan sedihmu. Bahagialah, lupakan takutmu. Sakit yang kamu rasakan, tak setara dengan bahagia yang akan kamu dapatkan."

~ <3 ~ "Yaa Allah Yaa Rabb Engkau Yang Maha membolak-balikan hati setiap hambaMu, Wahai hatiku Jangan lah dirimu bilang: "Ya Allah, hamba punya masalah yang sangat besar...", tapi bilanglah: "Hai masalah, saya punya Allah yang Maha Besar!".

(Subhanallah Walhamdulillah Mutiara kata Ketenangan Hati)..

Jazakumullah khoiron katsir

Nb: Semoga bermanfaat tidak perlu larut dari sebuah kesedihan melainkan harus yakin.

~* InnaAllaha ma'ana

~* Mafi qalbi ghairullah.

~*~.

Kamis, 07 November 2013

Puisi Kesederhanaan Hati.

Kini bumi tidak lagi terlihat auranya. Dunia manusia telah meyelubungi kesederhanaannya. Angkuh dan sombong. Sifat ini seperti sudah melekat di hati ribuan orang di dunia ini. Tidak hanya perusak, bahkan orang alim pun terkadang masih terbelenggu oleh kesombongan-kesombongan kecilnya yang akhirnya kesederhanaan yang mereka punya akan terkikis.

Sulit memang menjadi orang yang sederhana dan berusaha kembali sederhana. Tapi dengan usaha dan berdoa kita pasti bisa. Kita hanya perlu berpikir bahwa kita itu hanya makhluk lemah biasa, tidak akan bisa menandingi apa yang Allah punya :)

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau.

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air.

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri.

":Copas By: Ukhti'RuriMcd"

Rabu, 23 Oktober 2013

Sandiwara Langit

Apakah langit seakan runtuh ketika gemuruh hati kian berkecamuk..

Apakah angin ikut marah ketika hati merasakan kesedihan...

Apakah ombak ikut menghantam batu karang ketika airmata jatuh!!

Dan Apakah dunia akan kiamat dengan rasa kesedihan yang menghimpit hati karena sebuah tulisan takdir kehidupan..

Yaa Rabb, Inilah sandiwara langit yang Engkau tuliskan untukku...
Sebuah takdir kehidupan yang berjalan diatas putaran nadi ku..

Tangis ku mungkin tak dapat meruntuh kan langit ,

Amarah ku takbisa membuat angin ikut membenci..

Raga ku tak dapat menghancurkan kerasnya batu karang..

Dan Kesedihan ku tak dapat membuat dunia ini kiamat!!.

Yaa Rabb, Apakah hati ku sanggup melewati sebuah kisah Sandiwara yang Engkau tuliskan dari Langit.

Tentang Ujian keteguhan hatiku..

Jakarta,13/10/13

Dakwah dengan Sebuah Kelembutan.

Kalau lah niat kita benar untuk berdakwah semoga tutur kata kita dan cara dakwah dengan penuh kasih sygg dan kelembutan bersikap  <3 JAUHI KEKASARAN ! :)"

"Orang yang berat menanggung siksa di hari kiamat ialah orang yang berilmu namun tidak mendapat manfaat dari ilmunya itu. Waiyyazubillah."

"Ilmu boleh jadi penolong, boleh jadi pembinasa diakhirat. Orang yang berilmu tapi menyombong dgn ilmunya, azab Allah menanti. Beware."

"Menuntut ilmu adalah taqwa. Menyampaikan ilmu adalah ibadah. Mengulang-ulang ilmu adalah zikir. Mencari ilmu adalah jihad."

"Lakukan ibadah kerana kecintaan pada Allah. Dan bukanlah kerana diharapkan ganjaran semata2. Itulah sebenar2 ikhlas pada Allah."

Aamiin allahumma aamiin..
Wainsyaallah..

Kamis, 26 September 2013

Dalam Sebuah Rajutan Kehidupan

Tertulis nyanyian sepi dalam hatiku..
Lamunan seorang insan yang sedang merajut asa dalam bingkai kehidupan...

Meski hidup ini adalah fatamorgana aku hanyalah insan bagaikan butiran debu yang tertiup angin selalu terhempas dan tidak pernah tahu arah..

Roda kehidupan ini kian berputar hingga batas kehidupan yang tertulis untuk ku. ..

Akan kah sebuah rajutan kehidupan ini bisa menjadi sempurna bekal untuk timbangan di yamul hisab.

Dan Apakah masih ada  waktu untuk melengkapi rajutan kehidupan ini'???..