Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Januari 2014

Bersyukur


.✿ بسم الله الرحمن الرحيم ✿.✿

@MudaBerdakwah

Kulwit "Bersyukur"

"1. Bencana datang tidak sendiri, dia bersama dengan ujian atau teguran. Termasuk banjir kemaren,betul?"

"2. Bersama dengan ujian, DIA ingin mengujimu agar engkau naik kelas..."

"3. Bersama dengan teguran agar engkau tidak jatuh ke jurang yang lebih curam.."

"4. Maka karena itu kawan, Mari asah akal untuk lebih realistis, Mari asah hati untuk jauh lebih peka..."

"5. Saat ini, Keduanya harus lebih 'tajam' bermuhasabah..."

"6. Atas apa yg telah kita lakukan pd semesta-Nya ini,sehingga 'Sang Pemilik Semesta' bgitu berkenan memberikan musibah yg bertubi-tubi ini.."

"7. Jika pemimpinmu khilaf, Maka mari kita bantu perbaiki..."

"8. Sungguh Sang Pemilik kehidupan sangat baik terhadap hamba-hambaNya..."

"9. Jika tidak, mengapa engkau masih di biarkan berpijak di tanah-Nya, oleh-Nya...?"

"10. Pastinya DIA, Allaahu Rabbi ingin agar engkau kembali dan berserah hanya kepada-Nya bukan..?"

"11. Maka dari itu, mari kita bermuhasabah diri yuk sobat, kita renungi apa saja kesalahan dan kekhilafan kita selama ini.. :')"

"12. Sehingga membuat DIA murka dan memberikan bencana yang bertubi-tubi seperti ini, kepada kita :')"

"13. Karena, di balik semua bencana ini, pasti sudah IA persembahkan nikmat yg tiada habisnya... Yaa,apalagi kalo bukan nikmat 'Keimanan' :')"

"14. "Maka Nikmat Tuhanmu mana lagi yang kamu Dustakan..?" QS Ar-Rahman (55) ayat 13 :')"

" Ingat selalu pesan dari ayat tersebut sobat, dan semoga kita bisa menjadi hamba-Nya yang lebih bersyukur dan bersyukur lagi.. Aamiin :')"

----Syelesai---- *jangan lupa di RT dan di renungi pesan dari kultwit singat bangmud barusan yaaa sobat :')"

Kamis, 07 November 2013

Puisi Kesederhanaan Hati.

Kini bumi tidak lagi terlihat auranya. Dunia manusia telah meyelubungi kesederhanaannya. Angkuh dan sombong. Sifat ini seperti sudah melekat di hati ribuan orang di dunia ini. Tidak hanya perusak, bahkan orang alim pun terkadang masih terbelenggu oleh kesombongan-kesombongan kecilnya yang akhirnya kesederhanaan yang mereka punya akan terkikis.

Sulit memang menjadi orang yang sederhana dan berusaha kembali sederhana. Tapi dengan usaha dan berdoa kita pasti bisa. Kita hanya perlu berpikir bahwa kita itu hanya makhluk lemah biasa, tidak akan bisa menandingi apa yang Allah punya :)

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau.

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air.

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri.

":Copas By: Ukhti'RuriMcd"

Kamis, 24 Januari 2013

~Berbisik dalam Gurun Pasir yang Tandus di dalam Jiwa~

Bismillahirrahmaniirahim...

Laksana negri dipadang pasir tandus tanpa ada tetesan air yang mengalir...

bagaikan seorang insan yang tak mau untuk belajar lebih baik apakah diri kita seperti itu?' tanya dalam hatiku... Hufft seakan-akan semua berkecamuk kadang jiwa ku di titik kejenuhan terhadap diri sendiri dan kadang iman ku memuncak apakah seperti ini diriku diantara ketidakseimbangan... gersang nya gurun pasir sama dengan jiwa ku bila hati jauh dariMu Yaa Rabb...

Jumat, 02 November 2012

Kisah Chatting Seorang Istri di Dunia Maya(Lebanon)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahi


Kadang jika kita hanya sekedar menyampaikan untaian nasehat, mungkin sebagian orang belum tersentuh. Namun tatkala dikemukakan sebuah kisah, barulah hati kita mulai tersentuh dan baru bisa menarik pelajaran. Semoga kisah berikut bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Kisah Bincang-bincang Seorang Istri di Dunia Maya

Kisah ini terjadi di Lebanon berdasarkan apa yang saya dengar lewat kajian bersama ustadz di majelis ilmu  … Ustadz menguraikan kisah ini agar bisa menjadi perhatian bagi muslimah di sini  agar mereka berhati-hati terhadap chatting ini dan tidak melayani sapaan dari laki-laki yang suka iseng menggoda lewat chatting ini…


Beliau adalah seorang wanita muslimah yang alhamdulillah Allah karuniakan kepadanya seorang suami yang baik akhlak dan budi pekertinya. Di rumah ia pun memilki komputer sebagaimana keluarga muslim lainnya di mana komputer bukan lagi merupakan barang mewah di Lebanon. Sang suami pun mengajari bagaimana menggunakan fasilitas ini yang akhirnya ia pun mahir bermain internet. Yang akhirnya ia pun mahir pula chatting dengan kawan-kawanya sesama muslimah.

Awalnya ia hanya chatting dengan rekannya sesama muslimah, … hingga pada suatu hari ia disapa oleh seorang laki-laki yang mengaku sama-sama tinggal dikota beliau.Terkesan dengan gaya tulisannya yang enak dibaca dan terkesan ramah. Sang muslimah yang telah bersuami ini akhirnya tergoda pada lelaki tersebut.
Bila sang suami sibuk bekerja untuk mengisi kekosongan waktunya, ia akhirnya menghabiskan waktu bersama dengan lelaki itu lewat chatting, … sampai sang suami menegurnya setiba dari kerja mengapa ia tetap sibuk di internet. Sang istri pun membalas bahwa ia merasa bosan karena suaminya selalu sibuk bekerja dan ia merasa kesepian, … ia merahasiakan dengan siapa ia chatting .. khawatir bila suaminya tahu maka ia akan dilarang main internet lagi…. Sungguh ia telah kecanduan berchatting ria dengan lelaki tersebut.
Fitnah pun semakin terjadi di dalam hatinya, .. ia melihat sosok suaminya sungguh jauh berbeda dengan lelaki tersebut, enak diajak berkomunikasi, senang bercanda dan sejuta keindahan lainnya di mana setan telah mengukir begitu indah di dalam lubuk hatinya.

Duhai fitnah asmara semakin membara, … ketika ia chatting lagi sang laki-laki itu pun tambah menggodanya, .. ia pun ingin bertemu empat mata dengannya. Gembiralah hatinya, .. ia pun memenuhi keinginan lelaki tersebut untuk berjumpa. Jadilah mereka berjumpa dalam sebuah restoran, lewat pembiacaran via darat mereka jadi lebih akrab. Dari pertemuan itu akhirnya dilanjutkan dengan pertemuan berikutnya.

Hingga akhirnya si lelaki tersebut telah berhasil menawan hatinya. Sang suami yang menasehati agar ia tidak lama-lama main internet tidak digubrisnya. Akhirnya suami wanita ini menjual komputer tersebut karena kesal nasehatnya tidak di dengar,  lalu apa yang terjadi ?? Langkah itu (menjual komputer) membuat marah sang istri yang akhirnya ia pun meminta cerai dari suaminya. Sungguh ia masih teringat percakapan manis dengan laki-laki tersebut yang menyatakan bahwa ia sangatlah mencintai dirinya, dan ia berjanji akan menikahinya apabila ia bercerai dari suaminya.

Sang suami yang sangat mencintai istrinya tersebut tentu saja menolak keputusan cerai itu. Karena terus didesak sang istri akhirnya ia pun dengan berat hati menceraikan istrinya. Sungguh betapa hebatnya fitnah lelaki itu. Singkatnya setelah ia selesai cerai dengan suaminya ia pun menemui lelaki tersebut dan memberitahukan kabar gembira tentang statusnya sekarang yang telah menjadi janda. Lalu apakah si lelaki itu mau menikahinya sebagaimana janjinya???

Ya ukhti muslimah dengarlah penuturan kisah tragis ini, … dengan tegasnya si lelaki itu berkata, “Tidak!! Aku tidak mau menikahimu! Aku hanya mengujimu sejauh mana engkau mencintai suamimu,ternyata engkau hanyalah seorang wanita yang tidak setia kepada suami. Dan, aku takut bila aku menikahimu nantinya engkau tidak akan setia kepadaku! Bukan ,..bukan..wanita sepertimu yang aku cari, aku mendambakan seorang istri yang setia dan taat kepada suaminya..!” 

Lalu ia pun berdiri meninggalkan wanita ini, .. sang wanita dengan isak tangis yang tidak tertahan inipun akhirnya menemui ustadz tadi dan menceritakan Kisahnya…. Ia pun merasa malu untuk meminta rujuk kembali dengan suaminya yang dulu … mengingat betapa buruknya dia melayani suaminya dan telah menjadi istri yang tidak setia.

Jika seseorang betul-betul merenungkan kisah di atas, tentu saja dia akan menggali beberapa pelajaran berharga. Itulah di antara bahaya chatting dengan lawan jenis yang tidak mengenal adab dalam bergaul. Lihatlah akibat chatting dengan lawan jenis, di sana bisa terjadi perceraian antara kedua pasangan tersebut disebabkan  si istri memiliki hubungan dengan pria kenalannya di dunia maya.

Di pelajaran lainnya adalah hendaknya selalu ada pengawasan dari kepala keluarga terhadap anggota keluarganya. Kepala keluarga seharusnya dapat memberikan batasan terhadap pergaulan anggota keluarganya termasuk istrinya, apalagi dalam masalah penggunaan internet. Inilah pelajaran yang mesti diperhatikan oleh seorang suami sebagai kepala keluarga.

Adapun untuk anggota keluarga yaitu istri dan anak, hendaklah mereka selalu merasa mendapatkan pengawasan dari Allah subahanahu wa ta’ala. Hendaklah mereka meyakini bahwa Allah Ta’ala mengetahui segala yang nampak maupun yang tersembunyi. Sehingga Allah mengetahui segala apa yang mereka lakukan. Karena Allah-lah Maha Mengetahui dan Maha Melihat dengan sifat kesempurnaan. Tentu saja sikap selalu merasa penjagaan dari Allah ini bisa muncul jika seseorang telah dibekali dengan aqidah dan tauhid yang benar. Itulah pentingnya pendidikan aqidah pada keluarga.

Selain itu pula, istri mesti diluruskan tatkala dia berada dalam kekeliruan. Istri mesti diluruskan dengan lemah lembut dan harus berhati-hati dalam menasehatinya. 

Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
وَاسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا ، فَإِنَّهُنَّ خُلِقْنَ مِنْ ضِلَعٍ ، وَإِنَّ أَعْوَجَ شَىْءٍ فِى الضِّلَعِ أَعْلاَهُ ، فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيمُهُ  
كَسَرْتَهُ ، وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ فَاسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا
"Bersikaplah yang baik terhadap wanita karena sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk. Bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk tersebut adalah bagian atasnya. Jika engkau memaksa untuk meluruskan tulang rusuk tadi, maka dia akan patah. Namun, jika kamu membiarkan wanita, ia akan selalu bengkok, maka bersikaplah yang baik terhadap wanita." (HR. Bukhari no. 5184)

Juga perlu diketahui bahwa kerusakan yang terjadi akibat chatting di atas bukanlah bisa terjadi hanya pada wanita. Kerusakan semacam itu pun sebenarnya dapat terjadi pada laki-laki. Oleh karena itu, perlu sekali diberitahukan kepada pembaca sekalian beberapa adab-adab yang mesti diperhatikan ketika bergaul dengan lawan jenis. Karena tidak memperhatikan beberapa adab berikut inilah terjadi keretakan rumah tangga atau mungkin bagi yang belum menikah pun bisa terjadi kerusakan dengan terjerumus dalam perantara-perantara menuju zina atau bahkan bisa terjerumus dalam zina.

Na’udzu billahi min dzalik.

Beberapa Adab yang Mesti Diperhatikan dalam Pergaulan dengan Lawan Jenis (Yang Bukan Mahrom)
Pertama, menjauhi segala sarana menuju zina
Allah Ta’ala berfirman,
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.(QS. Al Isro’ [17] : 32)

Kedua, selalu menutup aurat
Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab [33] : 59)

Ketiga, saling menundukkan pandangan
Allah memerintahkan kaum muslimin untuk menundukkan pandangan ketika melihat lawan jenis. Allah Ta’ala berfirman,
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ
“Katakanlah kepada laki – laki yang beriman :”Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An Nuur [24] : 30 )
Dalam lanjutan ayat ini, Allah juga berfirman,
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ
Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : "Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan kemaluannya(QS. An Nuur [24] : 31)

Keempat, tidak berdua-duaan
Dari Ibnu Abbas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ مَعَ ذِى مَحْرَمٍ
Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali jika bersama mahromnya.” (HR. Bukhari, no. 5233)

Kelima, menghindari bersentuhan dengan lawan jenis
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ
Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.(HR. Muslim no. 6925)

Keenam, tidak melembutkan suara di hadapan lawan jenis
Allah Ta’ala berfirman,
يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلا مَعْرُوفًا
Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu melembutkan pembicaraan sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit (syahwat) dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.(QS. Al Ahzab: 32).
Perintah ini berlaku bukan hanya untuk istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun juga berlaku untuk wanita muslimah lainnya.

Lalu bagaimana dengan adab chatting dengan lawan jenis? Hal ini dapat pula kita samakan dengan telepon, SMS, pertemanan di friendster dan pertemanan di facebook.

Jawabnya adalah sama atau hampir sama dengan adab-adab di atas.

Pertama, jauhilah segala sarana menuju zina melalui pandangan, sentuhan dan berdua-duaan dengan lawan jenis yang bukan mahrom.

Kedua, tutuplah aurat di hadapan bukan mahrom.

Sehingga seorang muslimah tidak menampakkan perhiasan yang sebenarnya hanya boleh ditampakkan di hadapan suami. Contoh yang tidak beradab seperti ini adalah berbusana tanpa jilbab atau bahkan dengan busana yang hakekatnya telanjang. Inilah yang banyak kita saksikan di beberapa foto profil di FB atau friendster. Semoga Allah memberi taufik dan hidayah kepada 
mereka.
Ketiga, tundukkanlah pandangan.

Bagaimana mungkin bisa saling menundukkan pandangan jika masing-masing orang memajang foto di hadapan lawan jenisnya? Wanita memamerkan fotonya di hadapan pria. Mungkinkah di sini bisa saling menundukkan pandangan? Oleh karena itu, alangkah baiknya jika foto profil kita bukanlah foto kita, namun dengan foto  yang lain yang bukan gambar makhluk bernyawa. Tujuannya adalah agar foto wanita tidak membuat fitnah (godaan) bagi laki-laki, begitu pula sebaliknya. Di antara bentuk menundukkan pandangan adalah janganlah menggunakan webcamp selain dengan sesama jenis saja ketika ingin melakukan obrolan di dunia maya.

Keempat, hati-hatilah dengan berdua-duaan bersama lawan jenis yang bukan mahrom.

Jika seorang pria dan wanita melakukan pembicaraan via chatting, telepon atau sms –tanpa ada hajat (keperluan)-, itu sebenarnya adalah semi kholwat (semi berdua-duaan). Apalagi jika di dalamnya disertai dengan kata-kata mesra dan penuh godaan sehingga membangkitkan nafsu birahi. Dan jika memang ada pembicaraan yang dirasa perlu antara pria dan wanita yang bukan mahrom, maka itu hanya seperlunya saja dan sesuai kebutuhan. Jika tidak ada kebutuhan lagi, maka pembicaraan tersebut seharusnya dijauhi agar tidak terjadi sesuatu yang bisa menjurus pada yang haram.

Kelima, janganlah melembutkan atau mendayu-dayukan suara atau kata-kata di hadapan lawan jenis.

Penyimpangan dalam adab terakhir ini, kalau diterapkan dalam obrolan chatting adalah dengan kata-kata yang lembut atau mendayu-dayu dari wanita yang menimbulkan godaan pada pria. Contoh menggunakan kata-kata yang sebenarnya layak untuk suami istri seperti “sayang”, dsb.
Jika setiap muslim mengindahkan adab-adab di atas, maka tentu saja dia tidak akan terjerumus dalam perbuatan dosa dan tidak akan mengalami hal yang serupa dengan kisah di atas dengan izin Allah.

Kami ingatkan pula bahwa tulisan ini bukanlah hanya kami tujukan kepada kaum hawa saja, namun kami juga tujukan pada para pria agar mereka juga memperhatikan adab-adab di atas. Jadi janganlah tulisan ini dijadikan sebagai sarana untuk memojokkan wanita atau para istri, namun hendaklah dijadikan nasehat untuk bersama.

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memberikan sifat ketakwaan, memberi kita petunjuk dan kecukupan. Semoga Allah melindungi dan menjaga keluarga kita dari hal-hal yang haram dan mendatangkan murka Allah. Semoga risalah ini dapat bermanfaat bagi kaum muslimin.

 Wa shallallahu wa sallamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi  ajma’in. Walhamdulillahir rabbil ‘alamin.


wallahu a'lam bish-shawab



Rabu, 03 Oktober 2012

~°~ DEFINISI SEBUAH KATA CINTA ~°~


Bismillahirrahmanirrahim...

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

#SalamSantunBerbalutSilatuhrahim fillah

~° <3 Nada Hati <3 °~
Lirik Lagu Tangga – Cinta Tak Mungkin Berhenti

tak ada kisah tentang cinta
yang bisa terhindar dari air mata
namun ku coba menerima, hatiku membuka
siap untuk terluka
cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
jatuhkan hatiku kepadamu sehingga hidupku pun berarti
cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci
walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati
walau seharusnya bisa saja dulu aku menghindar
dari pahitnya cinta
namun ku pilih begini, biar ku terima
sakit demi jalani cinta (cinta)
cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
jatuhkan hatiku kepadamu sehingga (sehingga) hidupku (hidupku) pun berarti
cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci
walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati
hanya kamu yang bisa (…)
bisa membuatku rela (rela menjalani segalanya)
rela menangis karenamu (ku rela ku rela …)
cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
jatuhkan hatiku kepadamu sehingga hidupku pun berarti
cinta tak mudah berganti (cinta tak mungkin berhenti)
tak mudah berganti jadi benci (tak mudah untuk berganti)
walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati
biar ku pergi sembuhkan hati.

~°Hakikat sebuah Kata Cinta°~

Pada Hakikat nya setiap Makhluk hidup itu pernah merasakan sebuah kata " Cinta " dari Hewan hingga Manusia sekali pun.karena selama mereka masih hidup juga detak jantung masih berdentum dan ada sebuah ikatan dalam diri yaitu *Hawa Nafsu (Syahwat)* rasa cinta itu tak pernah hilang.Astagfirullah bohong banget ketika ada yang bilang (aku tak pernah mencintai orang lain) sesungguhnya mungkin mereka tidak bisa mengungkap sebuah Kata Cinta tapi selalu ada "Rasa" itu dia sebuah rasa juga adalah perasaan yang hadir karena hawa nafsu mu!! karena allah azzawajalla selalu menciptakan untuk Umatnya secara berpasang-pasangan!!
Kita tahu bahwa tuntunan hidup kita di dunia ini ada tiga, yaitu Al-Qur’an, hadist, dan ijtihad. Selain di dalam Al-Qur’an, peraturan dan adab cinta dalam Islam telah diajarkan oleh Rasulullah.  ada beberapa dari sekian banyak hadits tentang cinta yang diberikan Nabi Muhammad SAW.
Rasulullah SAW bersabda: Cintailah kekasihmu sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu. (HR. Al-Tarmidzi)
Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai, kamar-kamarnya di surga nanti terlihat seperti bintang yang muncul dari timur dan bintang barat yang berpijar. Lalu ada yang bertanya, “Siapa mereka itu?”. Mereka adalah orang-orang yang mencintai karena Allah SWT. (HR. Ahmad)
Perumpamaan orang-orang beriman dalam rasa saling mencintai, saling mengasihi, saling berkasih sayang adalah seperti satu tubuh yang ketika satu anggota tubuh itu ada yang mengeluh, maka seluruh tubuh merasa mengadu dengan terus terjaga tidak bisa tidur dan merasa panas. (HR. Muslim)
Itulah tiga hadist tentang cinta yang sangatlah indah. Berikut hadist tentang cinta lainnya.
Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, kalian tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman. Kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Tidakkah aku tunjukkan kepada kalian mengenai sesuatu yang ketika kalian melakukannya, maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian. (HR. Muslim)
Dari Rasulullah SAW yang bersabda dalam satu doanya, “Ya Allah, berilah aku rezeki cinta-Mu dan cinta orang yang bermanfaat buat ku cintai di sisi-Mu. Ya Allah segala yang Engkau rezeki kan untukku di antara yang aku cintai, jadikanlah itu sebagai kekuatan untuk mendapatkan yang Engkau cintai., jadikan itu kebebasan dalam segala hal yang Engkau cintai. “HR. Al-Tardmizi)
Sebenarnya masih banyak lagi hadits tentang cinta yang bisa jadi rujukan kita dalam mengarungi kehidupan mencintai dan dicintai di dunia ini. Hadist tentang cinta ini tidak hanya sebatas cinta kepada lawan jenis, tetapi juga cinta kepada sesama manusia atas dasar Allah SWT.
dan Rasa cinta itu hadir sejak kecil terlahir dari seorang bayi yang mencintai kepada ibunya.. Seorang suami yang mencintai terhadap istri nya.. Seorang Sahabat yang mencintai sahabat nya sendiri dan Seorang Kakek yang mencintai Nenek itulah sebuah rasa cinta hingga akhir ketika menjalani hidup hingga tua!! Dan Karena Bahasa Cinta itu Universal mencakup untuk orang lain bisa menerima nya.. apa jika Allah azzawajalla tiada memberikan sebuah rasa cinta terhadap umatnya mungkin semua itu yang ada hanyalah sebuah "Rasa Benci". Namun alangkah Indahnya Jika Cinta itu Hadir ketika semua Itu Mencintai Karena Allah.!!
~ <3 ~Indahnya cinta dalam Islam~ <3 ~

Wasallamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...


Minggu, 23 September 2012

~° Pantaskah Aku Sombong °~

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Bismillahirrahmanirrahim...

|apa yang harus kita bangga kan dan apa yang harus kita sombong kan?¿.|

Lebih baik diam seribu bahasa jika itu harus banyak berbicara dan menimbulkan kesombongan hati'||

~° Pantaskah Aku Sombong °~

HambaMu Lahir dari air mani dan segumpal darah yang Engkau Hadirkan dalam Harim Seorang Ibu... |bukan apa" atas Engkau kirimkan hambaMu ini kedunia|

HambaMu dapat Melihat dan Melangkah dalam sebuah Kehidupan fana dan Pantaskah aku Sombong dengan apa yang hambaMu punya?¿

Yaa Allahu Yaa Rabbii... Sifat manusiawi ketika dia bangga terhadap apa yang hambaMu punya... Namun kesadaran hambaMu atas Rasa Takabbur... ini melekat dalam hati!

Tak dapat Melihat kah Bahwasannya sesungguhnya hambaMu ini kecil dihadapan Mu Yaa Rabb..

Yaa Allahu Yaa Karim... Malu hambaMu terhadap Kebesaran Mu...!!
Tak patut hambaMu ini menyombong kan diri berucap dan berkata..
~°~
*Renungan Untuk Mu dan Untuk Ku*

Orang sombong biasanya suka membanggakan dirinya, sedangkan mereka yang percaya diri cenderung diam.sikap 'merasa lebih' yang ada dalam ego (*hati). kalau dibiarkan terus-menerus akan menimbulkan sikap sombong, dan 'merasa lebih' dari orang lain. seakan kita merasa tak punya kekurangan sedikit pun. untuk meng-handle sikap seperti ini, seharusnya kita menyadari dengan sepenuh hati bahwa kelebihan yang di miliki adalah titipan, sekaligus ujian (yang tak terasa). kita mungkin mengenal istilah sombong, dan memberikan predikat tersebut pada orang berharta yang menunjukkan/memamerkan hartanya pada orang lain, tetapi orang tersebut tak pernah mengulurkan bantuan jika ada yang meminta tolong padanya. tapi ternyata, ada pengertian sombong yang lain. yang datangnya dari ego (*isi hati). Allah telah mengingatkan kita untuk tidak bersikap sombong di dalam Al Qur'an "Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri."(QS.Luqman-18).

Makanya Belajarlah Jadi Orang Bijaksana,..Banyak Melihat Dengan Seksama Dan Banyak Mendengar dari Pada Banyak Bicara Yang Menimbulkan Bahaya Lisan.Pergunakan Otak Tanya ke Hati Kecil Kita Sebagai kontrol Dalam Setiap Tindakan(Perbutan) Serta Berkata dan Menulis.

Jadilah ORANG Bijaksana yang BERAKAL, yang seharusnya lebih banyak mempergunakan kedua telinganya daripada mulutnya. Dia perlu menyadari bahwa dia diberi telinga dua buah, sedangkan diberi mulut hanya satu adalah supaya dia lebih banyak mendengar daripada berbicara. Seringkali orang menyesal di kemudian hari karena perkataan yang diucapkannya, sementara diamnya tidak akan pernah membawa penyesalan. Dan menarik diri dari perkataan yang belum diucapkan adalah lebih mudah dari pada menarik perkataan yang telah terlanjur diucapkan. Hal itu karena biasanya apabila seseorang tengah berbicara maka perkataan-perkataannya akan menguasai dirinya. Sebaliknya, bila tidak sedang berbicara maka dia akan mampu mengontrol perkataan-perkataannya.

"LISAN seorang BIJAKSANA yang BERAKAL berada di bawah kendali hatinya. Ketika dia hendak berbicara, maka dia akan bertanya terlebih dahulu kepada hatinya. Apabila perkataan tersebut bermanfaat bagi dirinya, maka dia akan bebicara, tetapi apabila tidak bermanfaat, maka dia akan diam. Adapun orang yang bodoh, hatinya berada di bawah kendali lisannya. Dia akan berbicara apa saja yang ingin diucapkan oleh lisannya. Seseorang yang tidak bisa menjaga lidahnya berarti tidak paham terhadap ILMU yang dia PELAJARI"

"Orang BIJAKSANA yang berakal selayaknya lebih banyak diam daripada bicara. Hal itu karena betapa banyak orang yang menyesal karena bicara, dan sedikit yang menyesal karena diam. Orang yang paling celaka dan paling besar mendapat bagian musibah adalah orang yang lisannya senantiasa berbicara, sedangkan pikirannya tidak mau jalan".

Wallahu Ta'ala Alam Bissowab...

(By: Mencari Rezky)

Walaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh...